Rika Restiana’s blog..

reposting dari bulbo aan..

February 13th, 2009 · No Comments

salamu’alaikum..

ini di copy paste dari bulbo aan..karna semua isinya idem dengan pendapat ka:)

met membaca ya temans..

Dukun Cilik (Ponari): Salah Satu Bentuk kemunduran Umat?

Message:

Assalamu’alaikum wr wb..

Lama2 gerah juga, dalam 2 minggu terakhir, berita di Kompas/Sindo/Surya lebih banyak memuat tentang Ponari, “ Dukun Cilik Asal Jombang”…

Fakta:

Puluhan Ribu orang berdatangan ke kediamannya untuk berobat. Namun anehnya, ternyata belum ada bukti sama sekali bahwa pasien yang berobat ke Ponari berhasil disembuhkan, seperti pemberitaan Tempointeraktif:

“Selama tiga minggu pasien Ponari berjumlah ribuan. Mereka mengalir dari berbagai kota di Jawa Timur. Ponari memberi obat pasiennya dengan cara mencelupkan batu yang diperolehnya saat disambar geledek. Sejauh ini belum ada bukti pasien yang diobati Ponari sembuh. (Sumber: Tempo Interaktif Peraktif Dukun cilik distop, Ponari ingin sekolah lagi).

Opini:

Allah menciptakan makhluk bukan hanya manusia, hewan, tumbuh2an dsb tetapi juga makhluk yang ghaib seperti Malaikat, dan Jin (termasuk Syaitan). Dulu, aku sendiri pernah berinteraksi/berkomunikasi dengan Jin (mungkin tepatnya Jin Kafir) yang merasuki beberapa orang temanku. Sungguh, syaitan itu memiliki tipu daya yang sangat licik. Syaitan mempergunakan berbagai macam cara, agar manusia terjebak dalam kemusyrikan. Syaitan yang merasuki tubuh temenku itu bahkan “menunjukkan kemampuan (atau kesombongan tepatnya) yang tidak masuk akal manusia”. ex: terjun (atau terbang) setinggi +- 10 meter dan manusia yang dirasukinya tidak terluka sedikitpun, temen yang dirasuki syaitan kebal thdp senjata tajam, dsb.. Itulah tipu daya Syaitan untuk memperdaya manusia.

Rasulullah SAW tidak pernah mengajarkan metode pengobatan dengan cara seperti Ponari”.

Pengobatan dengan cara seperti yang dilakukan Ponari (menggunakan Batu Ghaib), menurutku sangat membahayakan aqidah umat Islam dan bila tidak berhati-hati, kita/teman/keluarga bisa terjebak dalam kesyirikan atau penyekutuan terhadap Allah SWT. Jikalau ada yang mengaku bisa sembuh, itu adalah semata-mata dari ALLAH. Atau bisa jadi itu adalah tipu daya syaitan (sembuh sementara waktu) karena Syaitan telah berhasil membuat Manusia tersebut menjadi Musyrik (Musyrik: merupakan Dosa Yang Sangat Besar dan tidak diampuni Oleh ALLAH).

Essensinya bukan pada sembuh atau tidaknya, tetapi sebagai seorang muslim, apakah cara yang kita lakukan untuk memperoleh kesembuhan itu, dengan cara yang Syar’i (sesuai Tuntunan Al qur’an dan Hadits) ataukah malah Syirik?

QS: Asy Syu’araa’ : Ayat 80)

“Dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku”

(QS : An Naas : Ayat 1 – 6)

[114.1] Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.

[114.2] Raja manusia.

[114.3] Sembahan manusia.

[114.4] dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi,

[114.5] yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia.

[114.6] dari (golongan) jin dan manusia.

Mudah2an bermanfaat…

Terutama buat diriku sendiri dan keluargaku…

Wassalam…

Tags: bangsa kita